Wednesday 23 April 2014 - 18:33

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Thu, 24 Apr 2014 - 00:58

    Trailer D 8786 DE gangguan di km.2+200 lajur kiri tol Cawang arah Priok, proses penanganan, hati hati bila melintas(@r)

  • Thu, 24 Apr 2014 - 00:09

    Sedan gangguan di km.00+800 lajur kiri tol Priok arah Cawang, SELESAI dibantu, jalur normal.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 23:51

    Sedan gangguan di km.00+800 lajur kiri tol Priok arah Cawang, hati hati bila melintas.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 23:49

    Informasi Jalan Tol Layang Ir. Wiyoto Wiyono Msc. Cawang - Tanjung Priok - Pluit. Telp : 021 - 651 8350.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 23:03

    Pekerjaan pengecoran di km.9+800 lajur cepat / median tol Cawang arah Priok, hati hati bila melintas.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 22:46

    Perbaikan jalan di km.22+800 lajur kiri Tol Ancol arah Pluit, hati hati bila melintas.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 22:44

    Sedan pecah ban di km.21 lajur kiri tol Pluit arah Ancol, proses penanganan, hati hati bila melintas.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 22:33

    Tol Cawang - Kbn Nanas PADAT, imbas perbaikan jalan di km. 1, selepas tkp ke arah Priok - Pluit LANCAR.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 22:21

    Hati-hati, di km.19+400 tol Ancol arah Priok ada pekerjaan pemasangan VMS.(@r)

  • Wed, 23 Apr 2014 - 22:07

    Hati hati bila melintas di km.1 tol Cawang arah Priok, perbaikan jalan lajur lambat(@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Berita Terkini : Pembiayaan tol Cikampek-Palimanan diteken April
Berita Terkini

Pembiayaan tol Cikampek-Palimanan diteken April

Source : Bisnis Indonesia, Hal 8 Wed, 8 Feb 2012

Pembiayaan tol Cikampek-Palimanan diteken April

MIA CHITRA DINISARI Bisnis Indonesia

JAKARTA: PT Lintas Marga Sedaya, pemegang konsesi ruas jalan tol Cikampek-Palimanan, menargetkan dapat menandatangani perjanjian kredit pembiayaan dengan sindikasi perbankan pada April 2012.

Adapun nilai kredit perbankan yang akan dikucurkan dari perbankan yakni Rp8,8 triliun, atau 70% dari total investasi proyek yang mencapai Rp12,5 triliun. Sisanya Rp3,7 triliun akan bersumber dari ekuitas perusahaan.

Direktur Proyek PT LMS Steve Ginting mengatakan konsorsium perbankan yang dipimpin oleh Bank Mandiri dan Bank BCA, tengah menyelesaikan tahap analisis final. Selanjutnya diteruskan dengan pengajuan kepada komite kredit masing-masing perbankan yang bergabung dalam konsorsium tersebut.

Dia mengatakan hingga saat ini perbankan dan lembaga keuangan yang sudah berkomitmen memberikan pendanaan itu setidaknya ada 12, tetapi kepastian konsorsium baru akan diketahui pada saat perjanjian kredit ditandatangani.

"Targetnya memang pada April 2012, kami sedang berupaya mempercepat dan memenuhi syaratnya, agar proses bisa sesuai target," ujarnya kepada Bisnis kemarin.

Untuk ketersediaan ekuitas, katanya, perusahaan sudah siap dengan alokasi dana internal perusahaan yang siap dikucurkan ketika proses konstruksi dimulai.

Sementara itu, untuk persiapan pelaksanaan konstruksi, lanjutnya, mereka telah memasuki tahap persiapan akhir dari segi teknis dengan konsultan dan kontraktor pelaksana. Diperkirakan Konstruksi bisa dimulai berbarengan dengan perjanjian  kredit ditandatangani yakni pada April-Mei 2012.                         '

Cukup panjang

Kepala Badan Pengatur Jalan tol Ahmad Ghani Gazaly mengatakan saat ini proses penandatanganan kredit itu masih difinalisasi perusahaan.

Menurutnya, untuk proses negosiasi perbankan memang memerlukan waktu cukup panjang, karena kebutuhan anggarannya yang cukup besar.

Dia mengatakan untuk seluruh jalan tol trans-Jawa, kebutuhan investasi dan lahan Cikampek-Palimanan memang paling tinggi. Namun, dia berharap rencana kerja sesuai dengan jadwal.

Pasalnya, ruas itu ditargetkan rampung bersamaan dengan jalan tol trans-Jawa lainnya yakni pada 2014.

Profil jalan tol Cikampek-Palimanan

Pemegang konsesi : PT Lintas Marga Sedaya

Pemegang saham : Plus Expressways Berhad (55%) dan PT Baskhara Utama Sedaya (45%)

Panjang : 116,5 kilometer

Biaya Proyek : Rp 12,56 triliun

Masa konsesi : 35 tahun

Sumber : BPJT diolah