Sunday 21 December 2014 - 23:56

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:58

    Selamat Pagi Tweeps, Jangan Lupa Doa dan Senyumnya Biar Diberi Kelancaran dan Rezeki Yang Berlimpah Hari Ini"(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:55

    Basoetta - Pluit - tg priok - kelapa gading - cawang LANCAR.(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:55

    Cawang - tg priok - ancol - pluit - Basoetta LANCAR.(ba)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:54

    Basoetta - Pluit - tg priok - kelapa gading - cawang LANCAR.(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:03

    Basoetta - Pluit - tg priok - kelapa gading - cawang LANCAR.(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 05:03

    Cawang - tg priok - ancol - pluit - Basoetta LANCAR.(ba)

  • Mon, 22 Dec 2014 - 01:09

    RT@JM.Cawang - Cikunir - Cikarang - Dawuan - Cikampek LANCAR.(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 01:09

    RT@JM.Cawang - TMII - Cibubur - Bogor - Ciawi LANCAR. ; Ciawi - Bogor - Cimanggis - TMII - Cawang LANCAR.(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 01:08

    RT@JM.Cawang - Tomang - Pluit - Cengkareng LANCAR. ; Cengkareng - Pluit - Tomang - Cawang LANCAR.(ba).

  • Mon, 22 Dec 2014 - 01:07

    Sediakan uang pas sebelum memasuki gerbang Tol.(budi adriandi)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Berita Terkini : Dikaji, Pembangunan Tol Lingkar Timur Surabaya
Berita Terkini

Dikaji, Pembangunan Tol Lingkar Timur Surabaya

Source : Investor Daily, Hal 6 Fri, 9 Mar 2012

Dikaji, Pembangunan Tol Lingkar Timur Surabaya

JAKARTA - Pemerintah mengkaji pembangunan jalan tol Lingkar Timur Surabaya (Jawa Timur) yang menghubungkan Bandara Juanda dengan kawasan kaki Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) dan Pelabuhan Tanjung Perak dengan total panjang sekitar 23 kilometer (km). Meski masih tahap kajian, pemerintah berharap proyek jalan tol itu sudah bisa ditawarkan kepada investor swasta tahun depan.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Gazali mengungkapkan, proyek jalan tol tersebut memang telah masuk dalam rencana pembangunan jalan tol di Pulau Jawa yang dibuat Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Nantinya, investor swasta yang menggarap proyek tersebut akan memiliki kontrak pengusahaan jalan tol itu secara langsung dengan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS), meski yang akan melakukan tender pemerintah pusat melalui BPJT.

"Sudah ditetapkan dalam rencana pengembangan jalan tol di Pulau Jawa. Saat ini kami sedang siapkan kajian definitif untuk meneruskan hasil studi kelayakan yang sudah ada," ungkap dia di Jakarta, Kamis (8/3).

Kajian definitif itu meliputi penentuan trase jalan tol, kebutuhan investasi, kelayakan ekonomi dan finansial, identifikasi permasalahan dalam rencana pembangunan, serta pola investasi antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta yang akan diterapkan. Kajian lanjutan diperlukan karena aclanya perubahan trase. Studi kelayakan proyek tersebut pertama kali dilakukan pada2005.

"Karena banyak yang berubah, harus dikaji ulang. Setelah kajian definitive ini tuntas pemetaan kawasan dan penetapan lokasi bisa dilakukan. Setelah itu, pemerintah daerah bisa mulai pembebasan lahan. Paling cepat tahun depan bisa lelang," kata         nya.   '

Pembangunan ruas tol Lingkar timur Surabaya sendiri telah masuk dalam rencana pemerintah kota Surabaya sejak 1996 dengan trase awal melintasi Pantai Timur Surabaya dari Juanda- Wonorejo-Keputih- Kenjeran menuju Jembatan Suramadu.

Namun studi kelayakan pemerintah pusat menyebutkan pembangunan ruas tol melalui trase tersebut tidak memenuhi Financial Internal Rate of Return (FIRR) maupun Economic Internal Rate of Return (EIRR).

Kepala BPWS, Mohammad Irian mengatakan pembangunan, tol Lingkar Timur Surabaya merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan Suramadu. Jika trasenya  sudah diputuskan dan kelayakan ekonominya sudah memadai, BPJT akan  menenderkan. Nanti pengelolaannnya oleh BPWS melalui Badan Layanan Umum (BLU), bersamaan dengan jembatan tol Suramdu karena ini bagian dari pengembangan kawasan.

"BPWS melalui BLU akan ikut dalam rencana investasi proyek jalan tol tersebut bersama dengan pemerintah kota dan investor. Adapun penyertaan modal BPWS akan menggunakan dana kelolaan BLU dari pendapatan jembatan tol Suramadu. Pola investasi belum ditentukan, karena masih menunggu kajian lanjutan pemerintah," kata dia. (imm)