Tuesday 29 July 2014 - 10:40

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Tue, 29 Jul 2014 - 12:28

    #Tol_Jagorawi Cawang - Cibubur PADAT, kepadatan antrian GT Cibubur. KM 35 - KM 37 padat antrian keluar sentul selatan. (Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 12:24

    RT @PT JASAMARGA #Tol_Japek Halim - Tambun PADAT, kepadatan vol lalin. Cibitung - Cikarang PADAT, kepadatan antrian GT Cikarang. (Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 12:21

    Cawang – Kebon Nanas – Pedati - Jatinegara – Rawamangun – Cempaka Putih -Priok arus lalin lancar.(Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 12:20

    Priok - Ancol – Kemayoran – Gedong Panjang – Jembatan Tiga - Pluit arus lalin lancar. (Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 12:20

    Pluit – Jembatan Tiga - Gedong Panjang – Kemayoran – Ancol – Priok arus lalin lancar. (Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 12:20

    Priok – Sunter – Cempaka Putih -Rawamangun arus lalin lancar. (Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 12:19

    Jatinegara – Pedati - Cawang arus lalin padat, terutama arah Jagorawi. (Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 08:48

    RT @PTJASAMARGA #Tol_Japek Jatibening - Tambun PADAT, Cibitung - Cikarang PADAT, kepadatan antrian GT Cikampek.(Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 08:25

    RT @PT JASAMARGA #Tol_Purbaleunyi antrian GT Cileunyi ± 12 KM. (Armnsd SENKOM)

  • Tue, 29 Jul 2014 - 08:23

    RT @PTJASAMARGA #Tol_Japek Jatibening - Tambun PADAT, Cibitung - Cikarang PADAT, kepadatan antrian GT Cikampek. (Armnsd SENKOM)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Berita Terkini : 2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi
Berita Terkini

2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi

Source : Investor Daily, Hal 6 Mon, 24 Sep 2012

2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi

JAKARTA - PT Citra Wasspphutowa menargetkan proyek jalan tol Depok-Antasari mulai dikonstruksi 2013. Saat ini, perseroan memprioritaskan untuk membebaskan lahan proyek tol Depok-Antasari seksi I dan II.

"Penyelesaian pembayaran ganti rugi seluruh kebutuhan lahan proyek tahap I pada kuartal I-2013,” kata Direktur Utama Citra Wasspphutowa Tri Agus Riyanto, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Agus, pemerintah melalui Badan Layanan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol/BPJT, telah mengalokasikan dana sebesar Rp 378 miliar untuk membiayai pengadaan tanah tol Depok-Antasari tahap I (Antasari-Sawangan) sepanjang 12 kilometer. Sedangkan, dana land capping untuk ruas tol tersebut mencapai Rp 10 miliar.

Jalan tol Depok Antasari tahap I melewati wilayah Kota Jakarta Selatan di lima kelurahan, yakni Cilandak Barat, Cilandak Timur, Pondok Labu, Ciganjur, dan Cipedak. Selain itu, proyek tol melintasi wilayah Kota Depok di lima kelurahan, yakni Pangkalan Jati Baru, Gandul, Krukut, Grogol, dan Rangkapan Jaya Lama. Luasan lahan yang perlu dibebaskan dan telah diidentifikasi mencapai 108 hektare (ha).

"Saat ini, kegiatan inventarisasi dan musyawarah berlangsung di beberapa kelurahan guna mendukung pelaksanaan pembayaran ganti rugi lahan," jelas dia.

Lahan Arifin Panigoro

Di sisi lain, PT Citra Waspphutowa telah membayar ganti rugi lahan milik pengusaha nasional Arifin Panigoro yang dilewati tol Depok-Antasari.

Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Ambardi Efendi mengatakan, lahan milik Arifin berada di wilayah Depok seluas lebih dari 1 ha.

"Luas lahan milik Pak Arifin lebih dari 1 ha senilai Rp 18,2 miliar. Harga tersebut ditentukan oleh tim appraisal independen dan pihak pemilik sudah menyetujui sehingga kami segera membayar ganti rugi tersebut," kata Ambardi.

Dikonfirmasi terpisah, Arifin Panigoro mengatakan, dirinya merelakan lahan tersebut, karena harganya sangat wajar dan tanah bakal digunakan untuk kepentingan publik.

"Saya pikir masyarakat tidak perlu mengambil kesempatan dengan menaikkan harga setinggi-tingginya. Saya kira harga yang diberikan sudah lebih baik dan layak, karena itu masyarakat bisa segera melepas kepemilikan lahannya untuk kepentingan bersama," ungkap dia.

Dia menuturkan, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih membutuhkan pengembangan akses jalan baik tol maupun non tol. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang sudah melebihi kapasitas jalan.

Sementara itu, Citra Wasspphutowa memiliki hak konsesi terhadap jalan tol Depok-Antasari sepanjang 21,54 kilometer (km) selama 40 tahun. Perusahaan berhak menetapkan tarif rata-rata golongan I sebesar Rp 1.168 per km. Sedangkan, Pemegang saham Citra Wasspphutowa adalah PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) sebesar 62,5% serta PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan masing-masing sebesar 12,5%. (imm)