Monday, 6 July 2015
  • slide_0
    Customer Focus;
    Medahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_1
    Integrity;
    Bersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_2
    Innovative;
    Menghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_3
    ORGANIZATION;
    Setiap perusahaan mempunyai dua struktur organisasi: Yang resmi adalah yang tergambar pada bagan; Yang lainnya adalah hubungan keseharian yang selaras diantara pelaksananya. (Harold S. Gene)
  • slide_4
    RESOURCES;
    Anugerah menimbulkan kewajiban, lakukanlah upaya terbaikmu untuk pekerjaanmu. Dirimu merupakan sumberdaya bagi lingkunganmu. (Barbara Sher)
  • slide_5
    APPRECIATION;
    Temukan dunia dalam pekerjaanmu dan dengan sepenuh hati berserah dirilah padaNYA. (Buddha)
  • slide_6
    PROSES;
    Keberhasilan terdiri dari 1% pikiran dan 99% usaha. Diatas segalanya adalah kerja keras. Keberuntungan adalah kesempatan yang disertai dengan kesiapan.(Thomas A. Edison)
  • slide_7
    Manusia;
    Tanda akal seseorang itu adalah pekerjaannya, dan tanda ilmu seseorang itu adalah perkataannya. (Imam Ghazali)
  • slide_8
    PERFORMA;
    Jangan bersikeras menjadi orang yang berhasil tetapi jadilah orang yang berguna. (Einstein)
  • slide_9
    EFFEKTIFITAS;
    Efisiensi adalah melakukan sesuatu dengan benar. efektifitas adalah melakukan hal yang benar. (Zig Ziglar)
  • slide_10
    ACCOUNTABILITY;
    Keberhasilan adalah buah dari tanggung jawab. (Winston Churchill)

2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi

Source : Investor Daily, Hal 6 Mon, 24 Sep 2012

2013, Tol Depok-Antasari Dikonstruksi

JAKARTA - PT Citra Wasspphutowa menargetkan proyek jalan tol Depok-Antasari mulai dikonstruksi 2013. Saat ini, perseroan memprioritaskan untuk membebaskan lahan proyek tol Depok-Antasari seksi I dan II.

"Penyelesaian pembayaran ganti rugi seluruh kebutuhan lahan proyek tahap I pada kuartal I-2013,” kata Direktur Utama Citra Wasspphutowa Tri Agus Riyanto, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Agus, pemerintah melalui Badan Layanan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol/BPJT, telah mengalokasikan dana sebesar Rp 378 miliar untuk membiayai pengadaan tanah tol Depok-Antasari tahap I (Antasari-Sawangan) sepanjang 12 kilometer. Sedangkan, dana land capping untuk ruas tol tersebut mencapai Rp 10 miliar.

Jalan tol Depok Antasari tahap I melewati wilayah Kota Jakarta Selatan di lima kelurahan, yakni Cilandak Barat, Cilandak Timur, Pondok Labu, Ciganjur, dan Cipedak. Selain itu, proyek tol melintasi wilayah Kota Depok di lima kelurahan, yakni Pangkalan Jati Baru, Gandul, Krukut, Grogol, dan Rangkapan Jaya Lama. Luasan lahan yang perlu dibebaskan dan telah diidentifikasi mencapai 108 hektare (ha).

"Saat ini, kegiatan inventarisasi dan musyawarah berlangsung di beberapa kelurahan guna mendukung pelaksanaan pembayaran ganti rugi lahan," jelas dia.

Lahan Arifin Panigoro

Di sisi lain, PT Citra Waspphutowa telah membayar ganti rugi lahan milik pengusaha nasional Arifin Panigoro yang dilewati tol Depok-Antasari.

Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Ambardi Efendi mengatakan, lahan milik Arifin berada di wilayah Depok seluas lebih dari 1 ha.

"Luas lahan milik Pak Arifin lebih dari 1 ha senilai Rp 18,2 miliar. Harga tersebut ditentukan oleh tim appraisal independen dan pihak pemilik sudah menyetujui sehingga kami segera membayar ganti rugi tersebut," kata Ambardi.

Dikonfirmasi terpisah, Arifin Panigoro mengatakan, dirinya merelakan lahan tersebut, karena harganya sangat wajar dan tanah bakal digunakan untuk kepentingan publik.

"Saya pikir masyarakat tidak perlu mengambil kesempatan dengan menaikkan harga setinggi-tingginya. Saya kira harga yang diberikan sudah lebih baik dan layak, karena itu masyarakat bisa segera melepas kepemilikan lahannya untuk kepentingan bersama," ungkap dia.

Dia menuturkan, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih membutuhkan pengembangan akses jalan baik tol maupun non tol. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang sudah melebihi kapasitas jalan.

Sementara itu, Citra Wasspphutowa memiliki hak konsesi terhadap jalan tol Depok-Antasari sepanjang 21,54 kilometer (km) selama 40 tahun. Perusahaan berhak menetapkan tarif rata-rata golongan I sebesar Rp 1.168 per km. Sedangkan, Pemegang saham Citra Wasspphutowa adalah PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) sebesar 62,5% serta PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan masing-masing sebesar 12,5%. (imm)