Tuesday 2 September 2014 - 04:15

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Tue, 2 Sep 2014 - 11:06

    Keluar Ancol Timur / PRJ / Kemayoran tersendat, dampak arteri.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 10:40

    RT:@PTJASAMARGA 10.04 WIB #Tol_Japek Halim - Cawang PADAT, kepadatan di pertemuan.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 10:40

    RT:@PTJASAMARGA #Tol_Jagorawi Cawang - TMII - Cibubur - Bogor - Ciawi LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 10:39

    Priok - Artha Gading - Cp.Putih ramai LANCAR, Pulomas - Rawamangun PADAT, selepasnya arah Cawang LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 10:39

    Pluit - Gd.Panjang PADAT, Gd.Panjang - Warakas LANCAR, Warakas - Priok PADAT.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 10:38

    Priok - Ancol - Kemayoran - Gd.Panjang - Pluit ramai LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 10:37

    Cawang - Kb.Nanas PADAT, Jatinegara - Cp.Putih - Artha Gading - Priok ramai LANCAR.(Fitri senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 08:34

    Pluit - Kemayoran - Priok - Cp.putih - Cawang lalin ramai LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 08:33

    Priok - Ancol - Kemayoran - Pluit arus lalin ramai LANCAR.(Fitri Senkom)

  • Tue, 2 Sep 2014 - 08:33

    Cawang - Kb.Nanas PADAT, selepasnya arah Priok ramai LANCAR.(Fitri Senkom)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Berita Terkini : Financial Closed Tol Depok-Antasari 2013
Berita Terkini

Financial Closed Tol Depok-Antasari 2013

Source : Bisnis Indoensia, hal 6 Mon, 29 Oct 2012

Financial Closed Tol Depok-Antasari 2013

Pembebasan Lahan Baru Capai 0,3%

JAKARTA-PT Citra Waspphutowa pemegang konsesi jalan tol Depok-Antasari menargetkan penandatanganan financial closed proyek sepanjang 19,11 kilometer itu tahun depan, atau ketersediaan tanah mencapai 75%.

Proses pembebasan tanah saat ini masih berjalan, sehingga diprediksi tahun depan prosesnya mulai signifikan.

Direktur PT Citra Waspphutowa Tri Agus mengatakan saat ini proses negosiasi dengan perbankan terus diupayakan, tetapi kesepakatan financial closed baru akan diteken jika tanah sudah 75 %.

Hal tersebut, katanya, untuk menghindari potensi mundurnya kegiatan konstruksi akibat tanah yang belum siap digarap. Padahal, jika kesepakatan pinjaman ditandatangani, kewajiban bunga pinjaman sudah mulai berlaku.

"Kami harapkan kira-kira tahun depan sudah ada financial closed. Sekarang masih dalam tahap pembahasan bersama, termasuk pemenuhan syarat-syarat pinjaman tersebut," ujar Triagus di Jakarta, Minggu (28/10).

Triagus menjelaskan kebutuhan anggaran tanah dari BLU yang dialokasikan untuk ruas itu mencapai Rp 1,82 triliun, tetapi yang sudah disepakati pemberian dana dari badan layanan umum baru Rp378 miliar. Pencairannya dilakukan berdasarkan progres tanah yang sudah siap dibayarkan.

Dia berharap pembebasan tanah bisa disegerakan, karena seharusnya proses konstruksi sudah mulai berjalan tetapi terkendala akibat belum optimalnya ketersediaan tanah tersebut.

Masih Minim

Dihubungi terpisah, Kasubdit Pengadaan Tanah Ditjen Bina Marga Kementerian PU Herry Marzuki mengalakan progres pembebasan tanah Depok- Antasari baru 0,56 hektare atau 0,3% dari kebutuhan 34,57 ha.

Saat ini prosesnya dalam tahap pembayaran ganti rugi di Kelurahan Pondok Labu dan Gandul di Jakarta Selatan, sedangkan proses musyawarah sudah mulai dilakukan di Kelurahan Pangkalan Jati Baru.

"Melihat dari progres saat ini, diharapkan seluruh tanah sudah dibebaskan pada 2014. Namun, kami juga sedang mencari solusi untuk percepatannya."

Sebelumnya, Herry mengatakan masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaan pembebasan tanah di ruas itu, misalnya, hingga saat ini permohonan revisi gambar peta bidang dari Badan Pertanahan Nasional Jakarta Selatan belum keluar untuk Kelurahan Cilandak Barat dan Cilandak Timur.

Adapun, total kebutuhan anggaran pembebasan tanah Depok-Antasari mencapai 1,82 triliun. Anggaran itu, akan digunakan untuk pembebasan tanah di seksi I senilai Rp462,25 miliar, seksi dua Rp 1,2 triliun, dan seksi III Rp76,71 miliar. (mia.chitra@bisnis.co.id)