Monday 1 September 2014 - 13:35

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Mon, 1 Sep 2014 - 20:18

    Tol_Japek Antrian GT Pd Barat 1 Keluar.(ba).

  • Mon, 1 Sep 2014 - 20:10

    .Pluit - tg priok - kelapa gading - cawang LANCAR.(ba).

  • Mon, 1 Sep 2014 - 20:09

    Cawang - tg priok - ancol - pluit LANCAR.(ba).

  • Mon, 1 Sep 2014 - 19:45

    KM 23 + 000 arah tg priok kendaraan B 1024 EFR gangguan,dalam penaganan petugas.(ba).

  • Mon, 1 Sep 2014 - 19:38

    Rawamangun arah cawang -inova kempes ban dalam penaganan petugas.(ba).

  • Mon, 1 Sep 2014 - 15:14

    15:07. RT @sandblazt: Tol Jagorawi s/d Tj Priok lancar. Cuaca cerah.(ba). pic.twitter.com/rGiabMWB2e Permalink gambar yang terpasang

  • Mon, 1 Sep 2014 - 15:14

    Bantuan PJR TOL priok (021)65306930 ext 154.(ba). pic.twitter.com/LaJQWgwFwS Permalink gambar yang terpasang

  • Mon, 1 Sep 2014 - 13:55

    .Rawamangun - cawang - halim PADFAT.ada kecelakaan di samping GT Halim arah cikampek.(ba).

  • Mon, 1 Sep 2014 - 12:02

    Truk gangguan di km 6+200 tol Priok arah Cawang.SELESAI dibantu, jalur terbuka(senkom-@r)

  • Mon, 1 Sep 2014 - 11:55

    Tol Cempaka Putih arah Rawamangun PADAT, imbas Truk gangguan di km.6+200, masih penanganan.(senkom-@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Berita Terkini : Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Butuh Rp 1,4 Triliun
Berita Terkini

Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Butuh Rp 1,4 Triliun

Source : Investor Daily, Hal 6 Mon, 3 Dec 2012

Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Butuh Rp 1,4 Triliun

JAKARTA - Dana yang dibutuhkan untuk pembebasan Lahan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) mencapai Rp 1,4 triliun. Total lahan yang harus dibebaskan sekitar 1.140 ha, atau meningkat dari sebelumnya 850 ha menyusul adanya perubahan akses, penguatan jalan di lereng bukit, serta pengerukan Lahan.

"Asumsi kebutuhan dana untuk pembebasan lahan itu sekitar Rp 1,4 triliun. Jumlah ini bisa bertambah ataupun berkurang. bergantung proses negosiasi di lapangan dengan masyarakat," kata Kepala Seksi Pengadaan Tanah Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Sri Sadono kepada Investor Daily, pekan lalu.

Dia menuturkan, dana pembebasan lahan yang sudah dicairkan sekitar Rp 218 miliar. Dana itu digunakan untuk membayar biaya ganti rugi lahan proyek seksi I dan II tol Cisumdawu.

“Itu baru untuk pembebasan lahan tol seksi I dan II saja. Lahan tol seksi-seksi lain belum dibebaskan seluruhnya." ujar dia.

Dana pembebasan lahan tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sekitar Rp 111 miliar dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebanyak Rp 107 miliar.

Butuh 95 Ha

Di sisi lain, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto menuturkan, lahan tol seksi I ruas tol Cisumdawu harus dibebaskan setidaknya sekitar 95 ha. Dari jumlah itu, lahan sekitar 94,6 ha telah dibebaskan sehingga tinggal menyisakan lahan seluas 0,4 ha yang belum bebas.

"Kami telah mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan tersebut," kata dia.

Namun demikian, dia berharap adanya kerja sama dan dukungan dari pemerintah daerah setempat untuk kegiatan pembebasan lahan. Peran pemerintah daerah dinilai sangat penting untuk mengembangkan proyek jalan nasional tersebut.

"Saya kira kalau hanya mengandalkan pemerintah pusat, tentu tidak mungkin. Karena itu, kerja sama dengan pemerintah daerah sangat diperlukan." papar Djoko.

Sri Sadono menambahkan, proses pembebasan lahan untuk seluruh seksi ruas tol Cisumdawu tersebut akan dilakukan oleh panitia pengadaan tanah (P2T) dan tim pembebasan tanah (TPT) yang dipimpin oleh pemerintah daerah setempat. Proses tersebut sudah bisa dilakukan mulai saat ini dengan mengidentifikasi status tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) di daerah.

“Identifikasi dilakukan dengan melihat status tanah, bangunan, dan tanaman. ltu dilakukan dengan melibatkan instansi terkait seperti Kementerian Kehutanan, BPN, dan Kementerian PU," ujar dia.

Pemerintah telah memulai pembangunan jaringan jalan tol Cisumdawu seksi I dan II dengan biaya sebesar Rp 1,02 triliun. Pembiayaan jalan tol itu berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2012 sebanyak 10% dan pinjaman lunak Pemerintah Tiongkok sekitar 90%. Proses pengerjaan dua seksi tol yang dilakukan oleh Shanghai Contractor Group, PT Wijaya Karya, dan PT Waskita Karya itu diharapkan bisa tuntas pada 2014.

Proyek tol Cisumdawu ini akan dikerjakan dalam enam seksi. Rinciannya adalah seksi I Cileunyi-Tanjung-sari (9,8 km), seksi II Tanjungsari-Sumedang (17,51 km). seksi III Sumedang-Cimalaka (3,7 km). seksi IV Cimalaka-Legok (6.96 km), seksi V Legok-Ujungjaya 06.35 km). dan seksi VI Ujungjaya-Dawuan (4 km).

Sementara itu. Kepala Badan Pengatur Jalan tol (BPJT) Achmad Gani Ghazali mengungkapkan, proses pembebasan lahan untuk seksi III-VI akan dilakukan seiring dengan pembangunan tol seksi I dan II. Setelah 70% lahan tol seksi III-VI tol Cisumdawu dibebaskan. pemerintah akan menender proyek tersebut.

"Jadi. proses pengerjaan proyek masih panjang sehingga jalan tol Cisumdawu kemungkinan baru bisa beroperasi seluruhnya pada 2016-2017." kata dia. (ean)