Wednesday 17 December 2014 - 21:49

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

UPDATE TRAFICUPDATE TRAFIC

  • Thu, 18 Dec 2014 - 04:39

    Perbaikan jalan di terowongan tol Cawang dari Halim ke arahPriok SELESAI, jalur terbuka(senkom-@r)

  • Thu, 18 Dec 2014 - 04:35

    Perbaikan jalan di km.02+400 tol Priok arah Cawang SELESAI, jalur terbuka.(senkom-@r)

  • Thu, 18 Dec 2014 - 04:32

    Pengaspalan jalan di km 04 tol Cawang arah Priok SELESAI, jalur terbuka.(senkom-@r)

  • Thu, 18 Dec 2014 - 00:03

    Hati2 melintas, menjelang terowongan tol Cawang dari arah Halim ke arah Priok ada perbaikan jalan.(senkom-@r)

  • Thu, 18 Dec 2014 - 00:00

    Hati -hati melintas Km 2 +400 Tol priok Arah cawang ada perbaikan jalan Lajur satu (senkom-@r)

  • Wed, 17 Dec 2014 - 23:58

    Tol Pluit – Jembatan Tiga – Kemayoran – Ancol – Priok - Cempaka Putih - Cawang arus lalin lancar. (senkom-@r)

  • Wed, 17 Dec 2014 - 23:57

    HATI-HATI melintas, di km.04 lajur cepat tol Cawang arah Priok ada pengaspalan jalan(senkom-@r)

  • Wed, 17 Dec 2014 - 23:54

    Trailer gangguan di km.23 lajur kiri tol Pluit arah Priok, SELESAI dibantu, jalur terbuka.(@r)

  • Wed, 17 Dec 2014 - 22:48

    Hati-hati melintas, Trailer gangguan di km.23 lajur kiri tol Pluit arah Priok, MASIH penanganan.(senkom-@r)

  • Wed, 17 Dec 2014 - 22:35

    HATI-HATI melintas, di km.04 lajur cepat tol Cawang arah Priok ada pengaspalan jalan(senkom-@r)

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock

Berita Terkini : Jembatan Ampera Terancam Roboh
Berita Terkini

Jembatan Ampera Terancam Roboh

Source : Kompas, Hal. 24 Tue, 12 Oct 2010

Palembang, Kompas - Jembatan Ampera di Palembang terancam roboh akibat kebakaran Pasar 7 Ulu yang berada di kolong jembatan tersebut, Minggu (10/10) malam. Panasnya api menyebabkan beberapa bagian jembatan melengkung, sedangkan lapisan beton terkelupas dan rontok.

 

Penyebab kebakaran belum diketahui. Dugaan sementara akibat hubungan pendek arus listrik.

 

Jumlah kios yang terbakar 118 unit. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang berlangsung sekitar empat jam itu. Kerugian material diperkirakan ratusan juta rupiah.

 

Kobaran api yang mulai terlihat pukul 22.00 cukup besar karena sebagian kios yang terbakar adalah kios penjual pakaian. Hujan yang menyiram Kota Palembang di Sumatera Selatan saat itu tidak membantu memadamkan api karena kebakaran terjadi di kolong jembatan.

 

Kepala Satuan Kerja Nonvertikal Tertentu Jalan dan Jembatan Kota Palembang Aidil Fiqri mengatakan, secara teknis kondisi Jembatan Ampera mengkhawatirkan akibat kebakaran ini. Namun, untuk memastikan tingkat kerusakan jembatan, yang diresmikan tahun 1965 tersebut, perlu penelitian.

 

”Kemungkinan terburuk, Jembatan Ampera bisa roboh karena beton yang terbakar tidak punya kekuatan lagi, tetapi kami tidak bisa menduga-duga. Perlu penelitian mendalam,” kata Aidil.

 

Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, kini truk dilarang melewati jembatan tersebut untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Keberadaan Jembatan Ampera dinilai sangat penting karena digunakan untuk lalu lintas Kota Palembang. Jembatan itu menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir, yang dipisahkan Sungai Musi.

 

”Kami akan meminta Litbang (bagian Penelitian dan Pengembangan) Kementerian Pekerjaan Umum dan ahli konstruksi untuk meneliti kondisi Jembatan Ampera. Jembatan ini konstruksinya perlu diperkuat,” ujar Eddy.

 

Kepala Dinas Pasar Kota Palembang Syaifuddin Azhar mengatakan, pasca-kebakaran Pasar 7 Ulu, Pemerintah Kota Palembang menggelar rapat koordinasi, membahas relokasi pedagang. Saat ini ada sekitar 200 pedagang Pasar 7 Ulu yang harus direlokasi ke Pasar 9 Ulu dan Pasar Induk Jakabaring.

 

”Yang harus direlokasi adalah pedagang pemilik kios tetap, lapak semipermanen, serta pedagang yang tidak punya lapak. Pemindahan akan dilakukan secepatnya,” kata Syaifuddin.

 

Rencana pelaksanaan relokasi tersebut diakui tidak mudah mengingat pemerintah juga sedang menghadapi masalah relokasi sekitar 600 pedagang Pasar 10 Ulu. ”Persoalan yang harus diselesaikan pemerintah adalah mengatur tempat relokasi sedemikian rupa agar tidak memunculkan masalah baru, seperti kemacetan lalu lintas dan penumpukan pedagang,” papar Syaifuddin.

 

Di Semarang, Jawa Tengah, Minggu malam lalu juga terjadi kebakaran di Pasar Kanjengan dan pertokoan Pedamaran, yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Pasar Johar. Hal ini menarik perhatian mengingat Pasar Johar, selain menjadi sumber penghasilan pedagang, juga merupakan salah satu ikon Kota Semarang. Bangunan pasar tersebut didesain arsitek kenamaan Thomas Karsten tahun 1936.

 

(ONI/WAD/GAL/ILO)