Wednesday 22 February 2012 - 22:25

SEKILAS CMNPSEKILAS CMNP

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

BREAKING NEWSBREAKING NEWS

  • Tue, 31 Jan 2012 - 16:42

    Sunter arah Cawang lalin PADAT kecepatan 10 - 20 Km/jam. Jaga jarak aman kendaraan anda. (tghsp/hidm).

  • Tue, 31 Jan 2012 - 16:39

    Ancol arah Gedong Panjang PADAT kecepatan 10 - 20 Km/jam. Hati-hati jalan licin. (tghsp/hidm).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock
descriptionlatest figure
symbol"CMNP.JK"
date"2/22/2012"
time"3:59am"
last price2000
change"0 - 0.00%"
open1990
high2025
low1960
volume2728500

Anak Perusahaan

PT Citra Waspphutowa


Meski telah menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) pada 29 Mei 2006, CW yang memenangi tender ICB (International Competitive Bidding) proyek jalan tol ruas Depok – Antasari sepanjang 21,5 km ternyata dihadapkan pada kenyataan stagnasi proyek selama lebih dari 5 tahun, akibat ketidakpastian biaya dan jadwal pengadaan tanah. Kini, seiring perbaikan regulasi, PPJT tersebut telah diamandemen pada 7 Juni 2011 dengan masa konsesi 40 tahun sejak diterbitkannya SPMK (Surat perintah Mulai Kerja) atau sampai dengan Maret 2053.

Jalan tol ruas Depok – Antasari memiliki nilai total investasi Rp 4,767 triliun. Pembangunannya dibagi dalam dua seksi. Pembangunan seksi I, ruas Antasari – Sawangan sepanjang 12 kilometer, dimulai pada awal 2013 dan ditargetkan sudah dapat beroperasi pada awal Juni 2014. Seksi II, ruas Sawangan – Bojeng Gede sepanjang  9,5 kilometer, pembangunan fisiknya direncanakan pada awal 2023 dan diharapkan mulai  beroperasi pada 2024.

Komposisi saham CW dimiliki oleh CMNP sebesar 62,5%. Selebihnya milik tiga badan usaha milik negara, yaitu PT Hutama Karya, PT Waskita Karya dan PT Pembangunan Perumahan Tbk. dengan porsi kepemilikan saham masing-masing 12,5%.

Bagi CMNP,kelancaran pengusahaan jalan tol ruas Depok – Antasari merupakan fondasi yang kuat dalam menjaga keberlanjutan usaha, khususnya dalam core business jalan tol. Sebagai salah satu dari 8 (delapan) koridor jalan tol radial Jakarta, ruas Depok – Antasari juga akan berperan sebagai Jagorawi Kedua (Second Jagorawi), yang pada tahun 2025 diproyeksikan dapat memberi kontribusi pendapatan CW sepadan dengan pendapatan CMNP dari JIUT.