Wednesday 22 February 2012 - 22:34

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

BREAKING NEWSBREAKING NEWS

  • Tue, 31 Jan 2012 - 16:42

    Sunter arah Cawang lalin PADAT kecepatan 10 - 20 Km/jam. Jaga jarak aman kendaraan anda. (tghsp/hidm).

  • Tue, 31 Jan 2012 - 16:39

    Ancol arah Gedong Panjang PADAT kecepatan 10 - 20 Km/jam. Hati-hati jalan licin. (tghsp/hidm).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock
descriptionlatest figure
symbol"CMNP.JK"
date"2/22/2012"
time"3:59am"
last price2000
change"0 - 0.00%"
open1990
high2025
low1960
volume2728500

Berita Terkini : Jasa Marga dan CMNP Berebut Tol Suramadu
Berita Terkini

Jasa Marga dan CMNP Berebut Tol Suramadu

Source : Investor Daily, Hal 6 Thu, 26 Jan 2012

Jasa Marga dan CMNP Berebut Tol Suramadu

Oleh Imam mudzakir

 

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk siap memperebutkan konsesi pengoperasiaan jalan tol Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Bersama PT Marga Mandala Sakti (MMS) dan PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB), mereka ikut tender tol sepanjang 5,4 kilometer itu.

"Empat badan usaha jalan tol (BUJT) itu bersaing untuk memenangkan hak pengoperasiaan tol Suramadu selama enam tahun ke depan. Pemerintah akan memutuskan satu investor yang menjadi pemenang," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazaly di Jakarta, Rabu (25/1).

Ia mengatakan, para peserta lelang akan dites, untuk mengetahui investor yang paling siap mepgoperasikan Suramadu. Tender pengelolaan jembatan dan tol Suramadu ini dilakukan secara terpisah dari pemeliharaan kabel gantung jembatan.

"Pemisahan tender pengelolaan itu dikarenakan pemeliharaan kabel jembatan gantung membutuhkan keahlian khusus," ucapnya.

Gani menjelaskan, tender pengelolaan dan pemeliharaan jembatan serta sarana dan prasarananya dilakukan oleh BPJT. Sedangkan tender pemeliharaan kabel gantung akan dilakukan oleh Balai Pengelolaan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS).

“Tender pengelolaan itu mencakup perbaikan jalan yang berlubang serta pemeliharaan sarana dan prasarana jalan tol Suramadu," kata Gani.

Direktur Utama PT Jasa Marga Frans Setiyaki Sunito memastikan, perseroan ikut bila lelang hanya untuk pengoperasian dan pemeliharaan ringan jalan tol Suramadu, bukan pemeliharaan seluruhnya yang mencakup pula kabel gantung jembatan dan yang lainnya,

“Bila tender hanya untuk pengelolaan dan pemeliharaan seperti yang diterapkan di ruas tol lainnya, Jasa Marga tetap ikut," tutur dia

Jasa Marga kini mengoperasikan 678 kilometer jalan tol di Indonesia, sedangkan PT CMNP mengoperasikan jalan tol dalam kota Jakarta dan ruas Waru-Juanda di Surabaya. Sementara itu, PT MMS mengoperasikan tol Tangerang-Merak sepanjang 73 kilometer dan PT JLB mengoperasikan tol Jakarta Lingkar Luar Jakarta Outer Ring Road/JORR) W1 sepanjang 9,7 kilometer.

CMNP Tetap Optimistis

Di tempat terpisah, Direktur Operasi sekaligus Sekretaris Perusahaan PT CMNP Hudaya Aryanto membenarkan bahwa perusahaan ikut lelang pengoperasian tol Jembatan Suramadu. Saat ini, perseroan masih menghitung nilai kontrak yang akan ditawarkan kepada pemerintah.

"Tim kami sedang menghitung nilai kontrak yang akan,ditawarkan," ujarnya.

CMNP, lanjut Hudaya, masih optimistis memenangkan tender. meski Jasa Marga juga ikut Jasa Marga saat ini masih mengoperasikan jalan tol Jembatan Suramadu.

"Kami mempunyai pengalaman dan anak perusahaan di Surabaya juga ada. Tinggal komersialnya saja dihitung, kira-kira bisa 'masuk' apa tidak," ucapnya.

Saat ini, lalu lintas harian jalan tol jembatan Suramadu tersebut mencapai 10 ribu per hari untuk kendaraan roda empat dan 15 ribu untuk kendaraan roda dua.

Gani menjelaskan, PT Jasa Marga mengoperasikan tol Jembatan Suramadu sejak 2009 dan masa kontraknya sebenamya sudah habis Desember 2011. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan Surabaya-Madura selama 15 tahun ke depan.

Kawasan seluas 1.800 hektare tersebut dibagi dalam tiga wilayah pembangunan, yakni 600 hektare di sisi Madura, 600 hektare di Surabaya, dan sisanya di kawasan khusus Pulau Madura berupa pelabuhan peti kemas. "Pengembangan kawasan ini di bawah pengawasan BPWS. Pengembangan dilakukan oleh kedua otoritas wilayah Surabaya dan Madura, serta investor swasta untuk sektor komersialnya," tuturnya. 

Sumber pembiayaannya sebagian berasal dari anggaran Badan Pelaksana (BP) BPWS sebesar Rp 292,5 miliar. Sedangkan sisanya berasal dari APBN, lewat anggaran Kementerian PU untuk peningkatan jalan dan Kementerian Perhubungan untuk pengembangan pelabuhan senilai Rp 273,5 millar.

 

Kinerja Keuangan PT Jasa Marga Tbk

Keterangan

Januari – September

2011 (Rp triliun)

Januari – September

2010 (Rp triliun)

Pertumbuhan (%)

Pendapatan

3,59

3,21

11,99

Laba Bersih

1,05

0,96

9,21

 

 

Sumber : Perseroan, 2011