Tol Jagorawi-Cimanggis beroperasi
Source : Bisnis Indonesia, Hal 8 Fri, 27 Jan 2012
Tol Jagorawi-Cimanggis beroperasi
DEWI ANDRIANI & MIA CHITRA DINISARI Bisnis Indonesia
JAKARTA: PT Translingkar Kita Jaya, pemegang konsesi jalan tol Cinere-Jagorawi, rencananya mengoperasikan Seksi I Jagorawi-Cimanggis sepanjang 3,7 kilometer hari ini. Dalam pekan pertama, jalan tol ini akan digratiskan sebagai tahap uji coba. Operasional dilaksanakan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum pada pekan lalu, di mana ruas Cinere-Jagorawi Seksi 1 dinyatakan telah layak beroperasi.
Direktur Utama PT Translingkar Kita Jaya Bambang Hartanto mengatakah usulan tarif yang diajukan perusahaan yakni Rp4.000 untuk golongan satu seperti jenis sedan. Namun. angka pastinya masih menunggu keputusan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). "Saat ini masih dalam tahap perhitungan, kemungkinan baru bisa ditetapkan pada 1 atau 2 hari sebelum tarif diberlakukan.
Menteri Pekerjaan Umum sudah melakukan peninjauan final sebelum besok [hari ini] resmi dibuka," ujarnya kepada Bisnis kemarin.
Bambang mengatakan untuk besaran tarif sendiri, mereka kemungkinan bisa mengompromi hingga Rp3.500. Pasalnya, angka tersebut. sudah diperhitungkan berdasarkan rencana bisnis dan juga potensi lintas harian kendaraan setelah jalan tol beroperasi.
Kepala BPJT Ahmad Ghani Ghazali berharap penentuan tarif jalan tol yang akan terhubung dengan ruas Jakarta Outer Ring Road tersebut dapat ditentukan dengan kisaran sekitar Rp3.000 hingga Rp4.000 untuk golongan satu dan estimasi 30.000 kendaraan yang melintas per hari.
Nantinya. keputusan atas tarif yang dievaluasi oleh tim BPJT akan diusulkan kepada Menteri Pekerjaan Umum untuk segera ditetapkan. "Mudah-mudahan terkejar besok [hari ini]. Tarifnya sekitar itu [Rp3.000 sampai Rp4.000], sekarang lagi finalisasi." katanya.
Sosialisasi
Menurutnya, biaya masuk tersebut baru dimulai diberlakukan 1 minggu kemudian. sehingga masyarakat dapat menggunakan jalan bebas hambatan tersebut tanpa dikenai tarif selama 1 minggu. Hal tersebut dilakukan sekaligus untuk melakukan proses sosialisasi kepada masyarakat umum.
"Sudah operasi penuh. tapi ada waktu tanpa bayar sekalian sosialisasi 1 minggu."
Selain mengoperasikan Seksi I, PT Translingkar Kita Jaya juga menyatakan siap memulai konstruksi Seksi II rute Cimanggis-Kukusan sepanjang 6,4 kilometer. pada Juli-2012. Untuk mencapai target itu. saat ini mereka tengah menggenjot realisasi pembebasan tanah yang baru mencapai 60% dari total kebutuhan lahan 56,34 hektare.
Artinya, baru seluas 33.80 hektare yang sudah dibebaskan dan perusahaan harus mengejar 23,3 hektare tanah lainnya untuk dibebaskan sebelum Juli 2012, atau tersisa 5 bulan jagi.
Sementara itu, pembebasan tanah Seksi III rute Kukusan-Limo (Cinere) seluas 42,70 hektare belum dimulai karena masih menunggu penyelesaian seksi sebelumnya. Targetnya, seluruh lahan sudah bebas pada 2014.
Ruas jalan tol Cinere-Jagorawi akan dibangun sepanjang 14,7 kilometer dengan kebutuhan investasi sebesar Rp2,4 triliun. Sumber pembiayaan proyek sebesar Rp877 miliar berasal Bank Mandiri, sedangkan sisanya dari Bank DKI dan Bank Jatim.
Saham Translingkar Kita Jaya sebagian besar dimiliki PT Transindo Karya Investama (78%), sisanya Waskita (18%), Jalantol Lingkar Jakarta atau JLJ (3%), dan Kopnatel (0,5%).
Jalan tol Cinere-Jagorawi merupakan jalan tol pertama yang dibangun dalam JORR (Jakarta Outer Ring Road) II dan juga yang pertama yang beroperasi. Ruas lainnya yakni Bandara Soekarno-Hatta-Kunciran, Kunciran-Serpong, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi/Cimanggis, Cimanggis-Cibitung, dan Cibitung-Tanjung Priok.











