Surat Pembaca : “Waspadalah Menggunakan Kartu Mandiri E-Toll
Source : Kompas, Hal 7 Tue, 21 Feb 2012
Surat Pembaca : “Waspadalah Menggunakan Kartu Mandiri E-Toll
Saya pengguna kartu Mandiri E-Toll jika memasuki jalan tol. Pengalaman saya berikut ini memperlihatkan betapa tak aman menggunakan kartu ini karena kartu kita dapat ditukar dengan kartu lain oleh kasir gerbang jalan tol.
Pada 1 Februari lalu, sekitar pukul 23.30, saya mengemudikan mobil dari Bintaro, Serpong, menuju Fatmawati, Jakarta Selatan, dan masuk jalan tol di gerbang Veteran. Saya membayar dengan kartu Mandiri E-Toll. Di layar monitor tertera saldo sekitar Rp 900.000. Saya menerima setruk dan kartu Mandiri E-Toll yang tak saya sadari bukan milik saya dari kasir gerbang jalan tol.
Pada 2 Februari sore, saya menuju Bintaro, masuk di gerbang Jalan Tol Ampera /Trakindo, Jakarta Selatan, lalu menyerahkan kartu E-Toll ketika hendak membayar. Na-mun, kartu tak dapat digunakan karena, menurut kasir gerbang jalan tol, saldo yang tersisa kurang. Saya komplain kepada kasir dan menyatakan bahwa saldo masih sekitar Rp 900.000. Kasir itu memberi tahu bahwa saldo tinggal Rp 12.000.
Saya terkejut karena yakin saldo sekitar Rp 900.000: pada 1 Februari siang, saya melakukan top up di ATM Mandiri sebesar Rp 975.000. Saya langsung memeriksa kartu Mandiri E-Toll. Ternyata logo MMS yang ada di kartu ini berbeda dengan kartu yang saya miliki. Saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Jasa Marga pada 2 Februari malam dan juga sudah melaporkannya kepada Bank Mandiri melalui telepon 14000. Mereka tak bisa berbuat banyak karena, menurut mereka, kartu Mandiri E-Toll seperti uang tunai.
KARTIKA DRILLIYANTI Karang Tengah RT 006 RW 003, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan











