Sunday 20 May 2012 - 22:21

Berita dan EventBerita dan Event

CMNP Call Center

Join our NewsletterJoin our Newsletter

Submit

BREAKING NEWSBREAKING NEWS

  • Sat, 19 May 2012 - 09:08

    test

  • Fri, 11 May 2012 - 16:14

    tg priok - gedong panjang padat.(bad).

  • Fri, 20 Apr 2012 - 13:46

    cawang - kb. nanas PADAT. jaga jarak aman.

  • Fri, 20 Apr 2012 - 08:05

    Info jalan tol :(021) 6518350.(bad).

  • Tue, 3 Apr 2012 - 15:46

    Cawang-Kb. Nanas tersendat. Ancol-Priok padat. Priok - Cawang tersendat.Arus lalin akibat volume kendaraan.(@rmanes)

  • Wed, 28 Mar 2012 - 19:03

    Tol ancol timur padat kearah cawang.(ba).

  • Wed, 28 Mar 2012 - 19:01

    Tol cempaka putih padat kearah tg priok,penyebabnya pintu keluar podomoro.(bad).

  • Tue, 27 Mar 2012 - 19:36

    Kecepatan maximum di jalan tol 80 km/jam.(apk).

  • Tue, 27 Mar 2012 - 19:34

    Gunakan derek resmi jalan tol bila kendaraan anda mogok.(ba).

  • Tue, 27 Mar 2012 - 19:32

    Informasi jalan tol (021) 6518350.(bad).

STOCK EXCHANGESTOCK EXCHANGE

CMNP Stock
descriptionlatest figure
symbol"CMNP.JK"
date"5/16/2012"
time"5:00am"
last price2225
change"0 - 0.00%"
open2250
high2250
low2175
volume7250000

Berita Terkini : Jasa Marga Bangun Jalan Tol Sumatera
Berita Terkini

Jasa Marga Bangun Jalan Tol Sumatera

Source : Investor Daily, Hal 26 Wed, 22 Feb 2012

TELAN BIAYA RP 150 TRILIUN

Jasa Marga Bangun Jalan Tol Sumatera

Oleh : Agustiyanti dan Efendi

JAKARTA - Manajemen PT Jasa Marga Tbk tengah mengkaji kelayakan pembangunan jalan tol trans-Sumatera sepanjang 1.000 kilometer yang akan menghubungkan Aceh hingga Lampung. Proyek ambisius ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 150 triliun dan tahap pembangunannya dimulai tahun ini.

Perseroan sudah meneken kesepakatan dengan sepuluh pemerintah daerah di Sumatera untuk memuluskan proyek tersebut. Bahkan, pada pekan depan, perusahaan operator jalan tol terbesar ini juga akan duduk bersama dengan para pemimpin daerah (pemda), Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman menuturkan, pihaknya siap untuk mengerjakan proyek jalan tol Sumatera itu, sesuai instruksi dari Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan seluruh pemda di Pulau Sumatera. Namun, untuk mulai mengerjakannya, Adityawarman mengaku akan terlebih dahulu mengkaji kelayakan dan detail engineering dari proyek pembangunan jalan tol tersebut.

"Kami secara korporasi sudah siap kalau proyeknya sudah siap. Minggu depan kami akan duduk bersama untuk membicarakan tindak lanjut dari MoU tersebut. Sudah ada studinya dan akan kami inventarisasi minggu depan," tegas Aditya di Jakarta, Selasa (21/2).

Aditya menjelaskan, saat ini sebagian lahan untuk pembangunan jalan tol Sumatera itu sudah selesai dibebaskan, seperti ruas tol dari Medan ke Kuala Namu. Sedangkan untuk jalur lain, pihaknya bersama dengan pemda akan terlebih dahulu menginventarisasi lahan-lahan mana saja yang diperlukan untuk pembangunan jalan tol dan lahan yang siap untuk segera dibebaskan.

"Nantinya, untuk lahan-lahan yang belum dibebaskan, tentu akan dibebaskan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," terang dia.

Dalam pembangunan jalan tol itu, selain bekerjasama dengan pemda dalam penyiapan lahan, Jasa Marga juga akan mengajak BUMN lain, terutama BUMN perkebunan dan BUMN kontraktor, untuk bersinergi.

"Sinergi dengan BUMN perkebunan diperlukan karena akan banyak melintasi perkebunan dan BUMN kontraktor untuk konstruksi jalan tol," ungkap Adityawarman.

Saat ini, tiga provinsi yakni Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat, sudah siap untuk memulai pembangunan jalan tol terlebih dahulu. "Ruas tol yang sudah siap dibangun antara lain ruas tol Padang-Sicincin sepanjang 27 km, Medan-Kuala Namu sepanjang 25 km, dan Kuala Namu-Tebing Tinggi sepanjang 35 km," tambah dia.

Riau Paling Siap

Sementara itu, Gubernur Riau Rusli Zainal mengatakan, provinsi yang dipimpinnya dianggap paling siap dalam membangun jalan tol itu dibandingkan sembilan provinsi lainnya.

"Mungkin karena Riau sudah lama memulai rencana pembangunan jalan tol. Bahkan, jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 126 km sudah selesai pembebasan lahannya tahun ini, yang antara lain dibiayai oleh APBN dan APBD," kata Gubernur.

Selain Pekanbaru-Dumai, Riau juga merencanakan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Pelalawan-Rengat sepanjang 202 km, Pekanbaru-Siak-Buton 70 km, Pekanbaru-perbatasan Sumbar 150 km, dan Rengat-Kuala Enok 70 km.

"Dengan potensi kekayaan alam Riau yang luar biasa, mulai dari sawit yang membentang luas, minyak, batu-bara dan berbagai potensi lainnya, tidak ada alasan untuk tidak membangun jalan tol di Riau. Semua potensi sudah idle (tersedia) di Riau," tegas Rusli Zainal seusai pertemuan dengan para gubernur se-Sumatera yang dihadiri Menteri BUMN Dahlan Iskan di Palembang, Senin (20/2).

Menurut rencana, paling lambat dua bulan ke depan, akan kembali digelar pertemuan serupa dengan agenda lebih konkret dan Riau akan menjadi tuan rumahnya. Nantinya, dalam pertemuan itu akan disepakati MoU antara sepuluh provinsi di Sumatera dengan Jasa Marga.

Menurut Dahlan, jalur yang siap dikerjakan secara fisik tahun ini adalah ruas Padang-BukitTinggi dan Medan-Kuala Namu. "Tapi yang lainnya juga tengah dilakukan pembebasan lahan. Dua ruas yang tadi pembebasan lahan sudah jalan, meski belum tuntas, jadi fisik bisa dimulai. Para gubernur optimistis, karena mereka sudah lama menanti masalah konkret, mereka antusias, dan mengaku akan all out," ungkap dia.