Tuesday, 15 October 2019
  • slide_0
    Customer Focus;
    Medahulukan kepentingan pelanggan internal maupun eksternal dibandingkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaan kerja sehari - hari
  • slide_1
    Integrity;
    Bersikap jujur, perilaku disiplin dan penuh tanggungjawab, baik menyangkut disiplin waktu kerja, maupun pelaksanaan kerja sesuai tuntutan jabatan dan prosedur kerja
  • slide_2
    Innovative;
    Menghasilkan ide-ide yang dapat digunakan untuk mempercepat proses transformasi PERUSAHAAN, serta terbuka terhadap metode-metode baru dalam analisis dan penyelesaian masalah
  • slide_3
    Manusia;
    Tanda akal seseorang itu adalah pekerjaannya, dan tanda ilmu seseorang itu adalah perkataannya. (Imam Ghazali)
  • slide_4
    ORGANIZATION;
    Setiap perusahaan mempunyai dua struktur organisasi: Yang resmi adalah yang tergambar pada bagan; Yang lainnya adalah hubungan keseharian yang selaras diantara pelaksananya. (Harold S. Gene)
  • slide_5
    RESOURCES;
    Anugerah menimbulkan kewajiban, lakukanlah upaya terbaikmu untuk pekerjaanmu. Dirimu merupakan sumberdaya bagi lingkunganmu. (Barbara Sher)
  • slide_6
    APPRECIATION;
    Temukan dunia dalam pekerjaanmu dan dengan sepenuh hati berserah dirilah padaNYA. (Buddha)
  • slide_7
    PERFORMA;
    Jangan bersikeras menjadi orang yang berhasil tetapi jadilah orang yang berguna. (Einstein)
  • slide_8
    EFFEKTIFITAS;
    Efisiensi adalah melakukan sesuatu dengan benar. efektifitas adalah melakukan hal yang benar. (Zig Ziglar)

Sambutan Direktur Utama

Perkenankan kami Direksi menyampaikan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia-Nya CMNP Group berhasil melalui Tahun 2018 dengan mencatat kinerja keuangan dan operasional yang sangat baik.

Perkembangan industri jalan tol.

Perkembangan infrastruktur di Indonesia terutama jalan tol berkembang pesat, tidak hanya Pulau Jawa, pembangunan jalan tol terintegrasi juga merambah ke Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Peran jalan tol adalah untuk mendukung sistem logistik nasional, sehingga dapat menciptakan efisiensi dan menekan biaya logistik.

Dengan penyediaan jalan tol, para penggerak ekonomi dapat memperkirakan biaya logistik lebih pasti dibandingkan dengan jalan nasional. Sehingga dapat menghasilkan biaya logistik yang efektif dan efisien sehingga biaya-biaya menjadi turun di masyarakat.

Selain pembangunan jalan tol yang semakin masif, industri jalan tol juga dihadapkan pada tantangan pembebasan lahan, pendanaan pembangunan dan pengoperasian jalan tol. Kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam mendukung pembangunan jalan tol telah memberikan harapan bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam proses percepatan pembangunan proyek-proyek jalan tol. Tantangan demi tantangan yang dihadapi BUJT sejak proses pembebasan lahan, pembangunan dan pengoperasian jalan tol tidaklah mudah tanpa campur tangan dan dukungan dari Pemerintah

Prospek usaha

Kehadiran jalan tol sangat memberikan pengaruh positif baik bagi wilayah sekitar maupun bagi masyarakat, hal ini terlihat dengan adanya jalan tol daya saing masyarakat menjadi meningkat dengan berkembangnya wilayah di sekitar jalan tol selain itu jalan tol menjadi salah satu sarana penghubung pada setiap daerah serta mempercepat jarak tempuh masyarakat. 

 

Banyaknya Badan Usaha Jalan Tol baru telah membuktikan bahwa jalan tol merupakan salah satu investasi jangka panjang yang masih sangat menarik bagi investor serta  terdepan yang turut serta dalam mewujudkan pembangunan bangsa. 

 

Dukungan serta komitmen Pemerintah dalam membangun infrastruktur khususnya jalan tol telah memberikan banyak peluang bagi investor terutama Perseroan. Sebagai salah satu Badan Usaha Jalan Tol swasta pertama, Perseroan terus meningkatkan kinerja dengan menambah panjang jalan tol yang dimiliki serta menargetkan proyek-proyek jalan tol strategis dan pengembangan pada bisnis suplementer dan binsis komplementer.


Dalam mewujudkan komitment Perseroan untuk menambah panjang jalan tol serta keberlanjutan bisnis, Perseroan telah melakukan beberapa langkah strategis yaitu rencana Pengembangan Jalan Tol Depok-Antasari sampai Bojonggede-Salabenda sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Evaluasi Perubahan Rencana Usaha Pengusahaan Jalan Tol Depok-Antasari dan telah mendapatkan Persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sesuai dengan Suratnya nomor JL.03.03-Mn/1702 tanggal 12 November 2018 perihal Perubahan Rencana Usaha Pengusahaan Jalan Tol Depok-Antasari. Selain itu saat ini Perseroan juga sedang melakukan kajian-kajian teknis atas rencana pengembangan Jalan Tol Ancol Timur-Pluit (Elevated) dan  Pengembangan Jalan Tol North South Link Bandung.

Perseroan terus meningkatkan kinerja dan menambah panjang jalan tol yang dimiliki terutama di wilayah Jakarta Raya, Surabaya Raya dan Bandung Raya.

Pencapaian Kinerja Usaha

Keuangan

Pada kinerja Keuangan, Perseroan telah mencatatkan kinerja yang menggembirakan sebagaimana Laporan Keuangan Konsolidasi Auditan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Laba Neto Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp 37,52 miliar atau 5,56% dari Rp 693,06 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp730,58 miliar pada tahun 2018. Peningkatan tersebut  disebabkan oleh peningkatan pencatatan pendapatan jasa konstruksi dan beban jasa konstruksi akibat progres konstruksi pada entitas anak.

Pendapatan Perseroan mengalami kenaikan sebesar Rp 914,46 miliar atau 31,46% dari Rp 2.906,66 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp3.821,12 miliar pada tahun 2018. Peningkatan disebabkan karena adanya peningkatan pendapatan jasa konstruksi sebesar Rp734,73 miliar, pendapatan tol sebesar Rp141,86 miliar dan peningkatan pendapatan jasa pengoperasian tol pada Entitas Anak sebesar Rp 37,86 miliar.

Pertumbuhan usaha Perseroan juga tercermin pada peningkatan jumlah aset. Jumlah Aset Konsolidasi Perseroan pada tahun 2018 meningkat sebesar Rp 2,36 triliun atau meningkat 22,00% menjadi Rp 13,10 triliun jika dibandingkan pada tahun 2017 sebesar Rp 10.74 trilliun. Peningkatan ini terjadi karena bertambahnya aset tidak lancar sebesar Rp 1,18 triliun atau sebesar 17,46 % dari Rp6,81 triliun pada tahun  2017 menjadi Rp 7,99 trilliun pada tahun 2018. Penambahan asset tidak lancar terutama disebabkan karena kenaikan pada Hak Pengusahaan Jalan sebesar Rp 1,16 triliun.

Meningkatnya kinerja keuangan dapat dicapai berkat adanya optimalisasi dan pengembangan bisnis disertai dengan struktur permodalan yang kuat. Melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT HMETD) sebanyak 275.000.000 lembar saham yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 14 November 2018 merupakan salah satu langkah Perseroan dalam memperkuat struktur permodal Perseroan.

Operasional

Pada bidang operasional, Perseroan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jalan tol dengan senantiasa memperbaiki pencapaian dan pemenuhan seluruh aspek dan indikator pada Standar Pelayanan Minimal (“SPM”) jalan tol.

Perseroan juga terus berusaha melakukan optimasi sistem informasi jalan tol  guna memenuhi hak-hak pengguna jalan diantaranya diwujudkan melalui layanan 24 jam Sentral Komunikasi (Senkom) sebagai pusat informasi pengguna jalan oleh petugas yang terlatih dan terampil serta efektivitas penggunaan sistem Variable Message Sign (“VMS”)  sebagai bagian dari media penyebaran informasi kondisi lalu lintas di jalan tol.

Selain itu  Perseroan juga mencapai kinerja pemeliharaan yang andal dengan terus aktif mengkampanyekan bahaya kendaraan overload, selain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna,  kampanye tersebut juga untuk menjaga keandalan struktur jalan tol Perseroan. Program ini sangat aktif dijalankan Perseroan yang menjalin kerjasama dengan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan. Meskipun program ini dicanangkan, namun kecelakaan dijalan tol tidak dapat dihindari, kecelakan di jalan tol banyak disebabkan oleh faktor human eror seperti berkendara dalam keadaan ngantuk.

Perseroan terus mengembangkan system teknologi khususnya dalam memberikan pelayanan pemeliharan struktur secara periodic melalui suatu Preventive Maintenance System (PMS) dimana laporan yang akan diterima secara langsung  dari hasil pemeriksaan di lapangan.

Sebagai wujud dalam mendukung kegiatan Pemerintah sebagai tuan rumah Asean Games 2018, Perseroan menjadi salah satu sponsorship. Ruas Jalan tol Perseroan menjadi salah satu jalan yang dilalui oleh atlet Asean Games dari wisma atlet menuju venue Asean Games. Oleh karena itu untuk memperlancar arus kendaraan yang akan memasuki gerbang tol, Perseroan telah melakukan pelebaran lajur masuk di gerbang tol Kemayoran dari 3 lajur menjadi 7 lajur. Selain itu Perseroan bekerjasama dengan Cikini Art Stage yang merupakan wadah para seniman menggelar Mural Competition sebagai ajang apreasiasi pecinta seni yang ingin turut andil dalam mendukung perlehatan Asean Games di Indonesia. Mural tersebut dilakukan pada 73 tiang tol ruas Perseroan dari Pulomas-Rawamangun. Pelaksanaan Mural tersebut juga untuk mempercantik dan memperindah tiang-tiang tol di sepanjang jalan yang dilalui oleh para atlet Asean Games.

Entitas Anak

Pada 27 September 2018,  Presiden RI Joko Widodo telah meresmikan Jalan  Tol Depok-Antasari Seksi 1A  yang dikelola oleh Entitas Anak Perseoan PT Citra Waspphutowa dan mulai beroperasi berbayar pada tanggal tanggal 20 November 2018.

Jalan Tol Depok-Antasari terhubung dengan jalan tol existing Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang memberikan interkonektivitas yang dibutuhkan, sehingga dapat menjadi alternatif lain bagi masyarakat di wilayah Jakarta dan Depok, dan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Jakarta menuju Kota Bogor. Sejak beroperasinya jalan Tol Depok-Antasari Seksi 1A, volume transaksi harian rata-rata mencapai sekitar27.912 kendaraan.

PT Citra Waspphutowa juga telah diberikan kepercayaan oleh Pemerintah dengan menambah ruang lingkup sampai Salabenda dan akan dituangkan pada Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), sehingga ruas jalan tol tersebut menjadi Depok-Antasari-Salabenda  dengan panjang jalan tol 28 km yang akan terkoneksi dengan Depok-Antasari dan Bogor Ring Road (BORR).

Percepatan konstruksi juga dilakukan pada jalan tol ruas Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 60 km.

Jalan Tol Cisumdawu akan menjadi ruas jalan tol strategis yang menghubungkan Bandung dan Cirebon. Selain itu, menjadi akses ke Bandara Internasional di Kertajati. Cisumdawu akan memiliki koneksi langsung dengan Purbaleunyi dan Cikampek - Palimanan.

Jalan Tol Cisumdawu dibagi menjadi enam seksi dimana Pemerintah akan mengembangkan seksi 1 dan 2, sementara konsorsium CMNP akan mengembangkan seksi 3 sampai 6 melalui anak perusahaan yaitu PT CKJT. Selain itu, CKJT berkewajiban untuk mengembangkan jalan tol 6 km di pulau Sumatera, segmen Terbanggi Besar - Kayu Agung sebagai pemegang konsesi proyek dan dinyatakan dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol. Selain melakukan pembangunan seksi 3 sampai 6, PT CKJT juga akan mengoperasikan jalan tol tersebut dari seksi 1 sampai 6.

Melalui entitas anak usaha dan afiliasi, Perseroan telah mengembangkan bisnisnya hingga bisnis komplementer mencakup bisnis operasi dan pemeliharaan jalan tol, properti, serta konstruksi.

Bisnis operasi dan pemeliharaan jalan tol dikerjakan oleh PT Citra Persada Infrastruktur, konstruksi oleh PT Girder Indonesia yang mengambil spesialis di bisnis precast, dan  perbantuan untuk ROW (Renhancement) oleh  Team PT Citra Marga Nusantara Propertindo.

Selain itu, Perseroan memiliki PT Elevasi Teknology Informasi yang bergerak di bidang teknologi informasi, PT GST Persada Indonesia untuk pengembangan strategis, serta memiliki saham di PT Jasa Sarana yang bergerak di bidang infrastruktur.

Human  Capital Management

Sumber daya manusia merupakan aset penting bagi Perseroan dalam menjalankan ekspansi bisnis. Atas kebutuhan tersebut, maka  penyiapan sumber daya manusia adalah salah satu strategi utama yang dilakukan Perseroan. Perseroan secara konsisten mengoptimalkan pendayagunaan SDM yang ada untuk mendukung kinerja Perseroan.

Dalam upaya memacu pengembangan SDM agar selaras dengan tuntutan dan pertumbuhan usaha,  Perseroan menerapkan praktik Corporate Human Capital Management System dimana  sistem dan kebijakan pengelolaan SDM tingkat korporasi CMNP Group diturunkan dan diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan organisasi di masing-masing entitas anak Perseroan.

Untuk menjadikan CMNP Group sebagai Organisasi Berkinerja Tinggi (high performance organization) yang didukung oleh SDM Berkinerja Tinggi (high performance people) sehingga mampu dan dapat memiliki daya saing tinggi khususnya pada industri jalan tol, telah diterapkan kebijakan pengembangan SDM CMNP Group melalui 3 (tiga) pilar utama yaitu pertama Budaya Berkinerja Tinggi (High Performance Culture), kedua Manajemen Bakat (Talent Management), dan ketiga Penerapan Pembayaran Berbasis Kinerja (Pay for Performance) sesuai dengan kompetensi.

Tata Kelola Perusahaan

Sebagai perusahaan publik yang memiliki visi global, Perseroan menyadari bahwa tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance atau GCG) adalah hal yang sangat penting bagi peningkatan kinerja untuk melindungi dan meningkatkan nilai pemegang saham serta membangun kepercayaan pasar.

Prinsip-prinsip Good Corporate Governance tetap menjadi landasan bagi pengelolaan Perseroan secara konsisten dan berkelanjutan demi mengawal dan mewujudkan ekspektasi besar Perseroan sesuai amanat para pemegang saham.

Manajemen Perseroan memiliki komitmen tinggi untuk memastikan prinsip-prinsip GCG yang meliputi transparansi, keadilan, akuntabilitas, dan tanggung jawab agar dapat dilaksanakan sebagai bagian fundamental dari pelaksanaan tanggung jawabnya kepada Perseroan dan para pemangku kepentingan. 

Corporate Image

Dengan terus memantapkan kesiapan seluruh potensi sumber daya baik yang tangible maupun intangible terutama dalam upaya menjawab tantangan dan tuntutan keberlanjutan usaha Perseroan, kami bertekad untuk terus melanjutkan upaya-upaya dalam menjajaki dan meraih peluang-peluang bisnis baru.

Atas upaya dan kesungguhan seluruh jajaran Direksi, tahun 2018 Perseroan berhasil mendapatkan penghargaan prestisius dari dan Majalah Forbes Indonesia dalam Best Of The Best Award  yang menempatkan Perseroan sebagai “The Top 50 Companies For 2018”, IICD Corporate Governance Conference And Word, Brand Finance Plc peringkat 65th  in Most Valuable Indonesian Brands 2018  dari Brand Finance Asia Pacific, Majalah SWA dan WIR Global, 100 Fastest Growing Company Award 2018 Dari Majalah Infobank.

Susunan Pengurus Perseroan

Sampai dengan akhir tahun 2018 tidak ada perubahan susunan Direksi. Tetapi pada tanggal 28 Februari 2019 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa telah diangkat susunan Direksi baru dengan masa jabatan selama tiga tahun yaitu Posisi Direktur Utama Ibu Fitria Yusuf, Direktur Bapak Feisal Hamka, Bapak Suarmin Tioniwar dan Direktur Independen Bapak Djoko Sapto M Mulyo.

Penutup

Dengan terus berusaha dalam melakukan investasi pada proyek-proyek jalan tol yang strategis, Perseroan akan mampu mewujudkan "Konektivitas Untuk Keberlanjutan Usaha"

Semangat kerja keras serta dedikasi dari seluruh jajaran manajemen, entitas anak, dan karyawan, Perseroan optimis mampu menjadi pengusahaan jalan tol yang berpengalaman dan terdepan serta dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kami atas nama Direksi Perseroan mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisaris atas pengawasan serta masukan terhadap setiap program-program yang dijalankan oleh Direksi. Penghargaan juga kami berikan kepada seluruh manajemen entitas anak dan karyawan yang telah memberikan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sehingga Perseroan dapat mencapai kinerja yang lebih baik.

Apresiasi dan terima kasih juga kami sampaikan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan selama ini kepada Direksi untuk menjalankan Perseroan. Kepada Pemerintah, masyarakat, dan pengguna jalan tol serta mitra strategis Perseroan, kami sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan yang telah diberikan kepada Perseroan.


Atas Nama Direksi Perseroan